Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Tak ada yang murni

Bisa kita tetap menjadi teman baik setelah dibully banyak oleh teman-teman kita? Sebelumnya aku membenci persahabatan antara laki laki dan perempuan. Sebab aku tau, tak mungkin tak terselip cinta didalamnya. Walaupun sekuat kita membentengi diri. Sehebat kita menyembunyi-ii. Tetap saja, cinta akan terlihat jelas diantara keduanya ketika dia duduk berdua. Walaupun tanpa berbincang-bincang. Soal prasaan atau sekedar mengeluarkan keluh kesah selama menjalani aktivitas sehari-hari. Mungkin saja benar, dalam cinta tidak ada yang benar-benar nyata. Seperti prasaan yang dilabuhkan kehati, kadang hanya sekedar dirasa saja, bukan dinikmati. Kalau didunia hanya ada dua pilihan, dicintai atau mencintai. Tapi, aku ingin lebih dari sekedar memilih. Sebab aku ingin menjalani keduanya. Kalau diizinkan, mungkin bersamamu? Aku tau prasaan ini seharusnya memang gak ada. Aku juga gak ingin mewarnai persahabatan kita dengan merah jambunya cinta. Tapi, asal kau tau. Seandainya kamu gak pernah perjuangin ...

Surat cinta untukmu

Setiap orang pasti pernah jatuh cinta, pernah sangat ingin saling memiliki, pernah merasakan gejolakan yg sulit di reda. Begitu pula aku.. Awal pertama perjumpaan kita, aku masih ingat sekali, bagaimana sorot mata mu menatapku, ada gejolak yg tak bisa kupahami, ada rasa yg tak bisa ku pungkiri, tentang jatuh hati. "Aku menyukaimu" Meski aku belum begitu mengenalmu, mungkin hanya sekedar melihatmu, ada permintaan hati bahwa aku ingin memiliki. Entah apa yg membuat rasa ini nyata. Kornea matamu benar-benar meluluh lantakkan aku. Ada sesuatu yg tak bisa kutahan. Namun, entah dengan cara apa aku bisa mengatakan. Kamu, pria yg membuatku jatuh hati, namun tak benar-benar bisa mengekspresikan hati. Kau tahu? Kebiasaanku hanya stalking sosial mediamu Ya, kulakukan itu dikala aku sedang merasa rindu Memang tak ada yang bisa ku dapat Tetapi dari kontak whatsapp, aku cukup senang melihat waktu "terakhir dilihat" Meski jujur saja, ingin sekali rasanya menyapa Menguca...