Bisa kita tetap menjadi teman baik setelah dibully banyak oleh teman-teman kita? Sebelumnya aku membenci persahabatan antara laki laki dan perempuan. Sebab aku tau, tak mungkin tak terselip cinta didalamnya. Walaupun sekuat kita membentengi diri. Sehebat kita menyembunyi-ii. Tetap saja, cinta akan terlihat jelas diantara keduanya ketika dia duduk berdua. Walaupun tanpa berbincang-bincang. Soal prasaan atau sekedar mengeluarkan keluh kesah selama menjalani aktivitas sehari-hari. Mungkin saja benar, dalam cinta tidak ada yang benar-benar nyata. Seperti prasaan yang dilabuhkan kehati, kadang hanya sekedar dirasa saja, bukan dinikmati. Kalau didunia hanya ada dua pilihan, dicintai atau mencintai. Tapi, aku ingin lebih dari sekedar memilih. Sebab aku ingin menjalani keduanya. Kalau diizinkan, mungkin bersamamu? Aku tau prasaan ini seharusnya memang gak ada. Aku juga gak ingin mewarnai persahabatan kita dengan merah jambunya cinta. Tapi, asal kau tau. Seandainya kamu gak pernah perjuangin ...
Hanya sekadar coretan yang dihasilkan ketika bosan. Maka bacalah ketika bosan. Insya Allah akan terkesan๐