Hay rindu..
Kau masih setia menemani malamku.
Kau masih jadi penyebab dari air mataku.
Kau masih menempatkan posisi paling dalam dihatiku.
Kau tau?
Meski nyatanya kita tak selalu setiap hari komunikasi.
Meski nyatanya komunikasi kita singkat sekali.
Meski pertemuan tak kunjung juga kita temuai.
Tapi percayalah, jarak tak membuatku lupa.
Setiap malam, rindu yg layak itu hanya untukmu.
Aku memang egois, setelah menunggu lama agar dihubungimu.
Tapi masih saja, membalasnya dengan sangat singkat.
Padahal aku keberatan melakukannya.
Tapi tetap saja aku tertarik untuk tetap pura pura marah.
Dan selalu bersikap acuh untukmu.
Kau tau?
Jujur aku keberatan sekali dalam melawan rindu.
Aku menolak komunikasi yang singkat - singkat ini.
Aku berat mengatakan tak bisa ikut padahal ingin.
Aku bosan menjadi pembohong untuk diriku sendiri.
Aku tidak bisa mengalahkan egoku.
Meski kau yg paling utama, tapi tetap saja aku tidak bisa menggagalkan rencanaku untuk tetap jauh darimu.
Karena mungkin,
Bagiku "hal yang paling romantis didunia ini, ketika aku pura pura terlihat biasa saja, padahal dalam hati aku rindu sekali"
Komentar
Posting Komentar